Bagi sebagian orang, bioskop adalah tempat pelarian dari realitas yang menjemukan. Tapi bagi penulis, bioskop belakangan ini terasa seperti cermin raksasa yang memantulkan nasib peradaban.
Peluncuran materi promosi terbaru untuk Avengers: Doomsday yang rencananya rilis di Indonesia mulai 16 Desember 2026 oleh Marvel Studios mendadak memicu adrenalin sekaligus rasa geli yang luar biasa. Kita semua dibuat penasaran bagaimana Robert Downey Jr., yang sudah tenang menjadi pahlawan di alam kubur fiksi sebagai sosok Iron Man di Avengers: Endgame (2019), mendadak bangkit kembali menjadi penjahat paling ditakuti sejagat raya: Doctor Doom.
Sebagai orang yang hampir tidak pernah absen menonton film dari Marvel Cinematic Universe (MCU), melahap serial-serial spin-off, hingga memelototi setiap episode seri animasi What If…? Season 1 yang mindblowing pada akhir 2021 lalu, penulis merasa punya sedikit hak spiritual untuk bicara. Penulis sudah kenyang melihat multiverse hancur, garis waktu bercabang, dan bumi diinvasi alien berkali-kali. Sekali lagi, ada banyak pecinta film yang pengetahuannya jauh lebih hebat dari penulis, jadi izinkan saya bicara sedikit saja.
Namun, setelah merenungkan sinopsis Avengers: Doomsday (2026), penulis menyadari satu hal yang sarkas. Bagi kita yang hidup di Indonesia, ancaman kiamat di film Marvel itu rasanya bukan seperti fiksi ilmiah yang jauh di awang-awang. Itu mah seperti membaca rangkuman berita utama media nasional setiap pagi. Bedanya, di film Marvel mereka pakai CGI seharga jutaan dolar, sementara di negara kita, “Doomsday” atau hari kiamat sosial-ekonomi dikemas lewat siaran pers, konferensi pers estetik, dan kebijakan pemerintah yang kita tahu bersama akhir-akhir ini.
Next: Logika Doctor Doom dan Hasrat “Tangan Besi”
The post Menjemput “Doomsday” Bersama Avengers dan Nasib Warga +62 yang masih Tanda Tanya appeared first on montasefilm.
Bagi sebagian orang, bioskop adalah tempat pelarian dari realitas yang menjemukan. Tapi bagi penulis, bioskop belakangan ini terasa seperti cermin raksasa yang memantulkan nasib peradaban. Peluncuran materi promosi terbaru untuk Avengers: Doomsday yang rencananya rilis di Indonesia mulai 16 Desember 2026 oleh Marvel Studios mendadak memicu adrenalin sekaligus rasa geli yang luar biasa. Kita semua
The post Menjemput “Doomsday” Bersama Avengers dan Nasib Warga +62 yang masih Tanda Tanya appeared first on montasefilm. montasefilm




