Caught Stealing | REVIEW

Caught Stealing adalah film thriller kriminal komedi yang diarahkan oleh sineas kawakan, Darren Aronofsky. Aronofski telah memproduksi film-film drama berat berkualitas tinggi, antara lain Requiem for a Dream, The Wrestler, Black Swan, Mother!, hingga The Whale yang malang melintang di sirkuit festival. Caught Stealing diadaptasi dari novel bertitel sama (2004) karya Charlie Huston yang juga sekaligus menulis naskahnya. Film ini dibintangi nama-nama tenar, yakni Austin Butler, Regina King, Zoë Kravitz, Matt Smith, Liev Schreiber, hingga Vincent D’Onofrio. Akankah sang sineas mampu memproduksi karya-karya berkelas seperti sebelumnya?

Berlatar tahun 1998, Hank (Butler) adalah pemuda asal California yang bekerja sebagai seorang bartender di Kota New York. Hank memiliki trauma masa lalu yang mendekatkannya dengan alkohol. Suatu hari, tetangga Hank yang bernama Russ (Smith) menitipkan kucingnya, Bud, karena ia harus menjenguk ayahnya di London. Tak diduga, dua orang gangster Rusia mencari Russ dan Hank pun terkena getahnya hingga ia terluka berat. Rupanya, mereka mencari satu barang penting dan Hank dianggap memilikinya. Tidak hanya itu, pihak polisi dan dua gangster bersaudara Yahudi brutal pun turut mencarinya.

Bagi fans Aronofsky dijamin bakal terkejut dengan eksplorasi terbarunya. Sang sineas yang kita kenal selama ini memproduksi film-film drama berat “festival”, kini beralih jalur membuat film thriller kriminal – komedi yang menghibur. Entah apa yang ada di benak sang sineas, tetapi Caught Stealing adalah film istimewa yang nyaris selevel dengan film-film terbaik arahan Guy Ritchie, bahkan Quentin Tarantino. Really?

Caught Stealing adalah satu contoh thriller dengan formula tipikal yang solid. Sang protagonis terjebak dalam situasi luar biasa dengan pengembangan plot yang sulit diantisipasi serta beberapa karakter unik yang selalu bertindak spontan. Wait! Bukankah ini juga dilakukan Ritchie dan Tarantino? Ya betul, tetapi dua sineas ini mengemasnya dengan kemasan plot unik (multi plot/nonlinier). Sementara Stealing bertutur linier dan sepenuhnya mengikuti sosok protagonis utama dengan banyak berpindah set berlatar keramaian kota New York (era 1990-an) yang sangat meyakinkan. Nilai production value-nya adalah salah satu pencapaian langka dan kekuatan terbesar film ini.

Setelah pamornya naik daun sebagai Elvis Presley, Butler kini membuktikan bahwa ia memiliki talenta serba bisa. Melalui peran-peran sang aktor sebelumnya, tidak pernah terpikir ia bakal bermain dalam aksi thriller macam ini. Nyaris sepanjang film, ia tampil dengan ekspresi ketakutan dan panik, tapi ia juga mampu tampil percaya diri di penghujung. Bahkan selipan humor pun bisa dilakukannya dengan prima. Dua aktor kawakan yang mencuri perhatian, Schreiber dan D’Onofrio, tampil brutal sebagai si tukang jagal berlatar Yahudi.

Caught Stealing adalah eksplorasi mengejutkan dari Darren Aronofsky yang didukung production value serta akting memikat dari Austin Butler. Film ini membuktikan bahwa sang sineas rupanya juga memiliki talenta besar sebagai sineas mainstream melalui satu tontonan ringan dan menghibur, tanpa mengabaikan kualitas. Untuk para penikmat genrenya juga fans berat Guy Ritchie dan Tarantino, jangan sampai melewatkan salah satu crime-thriller terbaik tahun ini.

The post Caught Stealing | REVIEW appeared first on montasefilm.

​Caught Stealing adalah eksplorasi mengejutkan dari Darren Aronofsky yang didukung production value serta akting memikat dari Austin Butler.
The post Caught Stealing | REVIEW appeared first on montasefilm.  montasefilm 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Secret Link