Sejak The Martian (2015), Ridley Scott tercatat belum lagi menghadirkan karya yang benar-benar membekas sekaligus sukses komersial. Kali ini ia mengadaptasi novel drama post-apocalyptic populer The Dog Stars (2012) karya Peter Heller yang juga menjadi titel filmnya. Tidak tanggung-tanggung, film berbujet USD 70–110 juta ini dibintangi beberapa bintang ternama, sebut saja Jacob Elordi, Josh Brolin, Margaret Qualley, Guy Pearce, Benedict Wong, hingga Allison Janney. Akankah bermodal sentuhan sang sineas serta para bintangnya, film ini bakal melewati ekspektasinya?
Dikisahkan umat manusia hanya menyisakan segelintir orang setelah flu mahahebat melanda bumi hampir satu dekade sebelumnya. Seorang pilot pesawat, Hig (Elordi), bersama anjingnya, Jasper, tinggal bersama Bangley (Brolin) di sebuah bandara kecil di Erie, Colorado. Mereka mencoba bertahan hidup dengan mengambil bahan bakar dan kebutuhan lainnya dari kota terdekat. Bangley, yang seorang mantan marinir, menyimpan segala jenis senjata untuk melindungi mereka dari kelompok penyintas lain yang brutal. Satu insiden kecil menewaskan sang anjing, Hig pun akhirnya memutuskan untuk pergi ke sebuah tempat di mana ia bisa berdamai dengan trauma dalam dirinya.
Puluhan film telah mengambil set senada, masa depan suram setelah beberapa lama terjadi bencana yang menghabisi populasi manusia. Beberapa film tampak dekat dengan nuansa kisah filmnya, sebut saja I Am Legend, The Rover, The Road, A Quiet Place, 28 Years Later, seri The Last of Us, serta masih banyak lainnya. Kelaziman film bertema ini adalah aksi-aksi heboh nonstop melawan monster (zombi atau alien) hingga persaingan dengan penyintas lainnya macam seri Mad Max. The Dog Stars kisahnya lebih bersahaja dan lebih sunyi dari kebanyakan film sejenis, serta minim aksi ledakan heboh.
Diawali dengan tempo yang lambat, babak pertama berjalan tanpa pengembangan berarti hingga sang protagonis akhirnya memilih untuk pergi dari sana. Kisahnya lalu berkembang menjadi relasi hangat antara Hig dan Cima, yang keduanya sama-sama ditinggal kekasihnya di masa lalu. Setelahnya, hingga akhir, tersisa segmen-segmen intens yang cukup menegangkan dengan ritme yang kontras dengan babak awal. Aksi Bangley melawan geng penyintas brutal hingga segmen di bandara Grand Junction cukup memberikan ancaman dan sengatan pada penghujung kisahnya.
Satu catatan menarik tentunya adalah sentuhan sang sineas, Ridley Scott. Jika dibandingkan dengan film-film karya epik terbaiknya, Alien, Blade Runner, Gladiator, Kingdom of Heaven, hingga The Martian, The Dog Stars tampak lebih membumi dan lebih memfokuskan pada relasi dan sisi trauma karakternya. Kita yang telah mengalami bencana pandemi serupa, walau tidak separah dalam kisahnya, terasa relate dan mampu merasakan kehilangan seperti yang dialami para karakternya. Poin moral kisahnya memang terdapat pada sisi humanisnya, di mana sang protagonis akhirnya mampu memahami dirinya serta kembali memiliki harapan di tengah situasi yang penuh kekacauan. Para pemain yang bermain dalam level terbaiknya turut mendukung sisi drama kisahnya.
The Dog Stars jelas bukan merupakan karya terbaik Ridley Scott, tetapi jika ekspektasimu bukan aksi hingar-bingar yang lazim dalam subgenrenya, kamu bakal mendapatkan tontonan lebih. Melalui sentuhan estetik sang sineas yang mapan dan solid dari semua lini, film ini terasa lebih personal dan senyap ketimbang unjuk spektakel yang lazimnya menjadi ciri-ciri karya terbaiknya. Walau tidak menghadirkan sajian heboh layaknya Mad Max: Fury Road, The Dog Stars mampu memberikan satu tontonan feel-good movie yang hangat dan kontemplatif yang jarang dimiliki subgenrenya. Adalah sebuah perjalanan panjang dan melelahkan untuk bisa berdamai dengan diri kita dan lingkungan, tetapi hal itu adalah sebuah proses yang patut diperjuangkan.

The post The Dog Stars appeared first on montasefilm.
The Dog Stars jelas bukan merupakan karya terbaik Ridley Scott, tetapi jika ekspektasimu bukan aksi hingar-bingar yang lazim dalam subgenrenya, kamu bakal mendapatkan tontonan lebih.
The post The Dog Stars appeared first on montasefilm. montasefilm




